Averyavery9's website

Our website

09
Ma
Belajar Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
09.05.2018 00:49


Ketika menyaksikan festival sepakbola dalam layar paras kita sering disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para juru. Walau mempesona, saya gak percaya memotong skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Luar biasa dengan menebak siapa menjulang yang akan menang -- atau bahwa pertandingan bakal berakhir dengan seri. Menetak seperti itu lumrah saja dijalani, walau di akhirnya globe itu tambun sehingga pemenang pun terkadang kali lengah diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini beta akan sebarkan beberapa trik membuat perkiraan yang jitu. Bukan berarti saya terus-menerus benar dalam memprediksi 1 buah pertandingan. Judi Bola terpercaya Pasti lah tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: pukul rata 3 atas 4 antisipasi saya sesuai kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi bakal terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Di final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah daftar nonton menyerentakkan, saya meneka Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum itu saya juga meyakini jika Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Ujung, saya mencari Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; bayangan bisa sah bisa lengah, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak siap diprediksi dengan 100%, apalagi prediksi menyerempet skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi naik tajam.

Beta ajak Engkau untuk menyelidik beberapa perkiraan terakhir saya guna menguraikan beberapa pijakan penting yang saya yakin akan bernilai bagi Kamu saat menguji memprediksi pertandingan.

Di antara perkiraan yang hamba sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media heran saya mendapat kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pun tidak sepaham (berita mengenai hal tersebut baru tampak di Indonesia beberapa tenggat lalu). Serupa pelatih beta paham sahih arti kesejahteraan tim dalam dan dalam luar tempat dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang menghasilkan saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana di tim, bahkan saat satu turnamen berjalan di mana pemain harus terus rapi tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan liga kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menjimbit lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau konsistensi keseluruhan kru juga mesti dipertimbangkan.

Saat memprediksi kelebihan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bertato objektivitas, kita semua pasti setuju bahwa Belanda suntuk di atas Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia hendak bermain penuh gairah, jadi akan mampu mereduksi perselisihan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa aja diprediksi dengan sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat bayangan. Kita mampu selalu berhajat tim kesayangan kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu logika harus diutamakan di buat fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir periode. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund menurut fakta-fakta tersebut. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan kadang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan fakta yang lain merupakan salah satu rupa dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi ruang membuat 1 buah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, besar yang lalu menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik awal musim pun tidak siap dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan sempang kedua tim yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena dugaan saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memeras saya meneka berbagai perbandingan lainnya. Rutin saya abaikan atau aku tolak dengan alasan kurang paham mengenai kekuatan kedua tim. Alasan saya berikut senafas secara tips perkiraan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi laporan dan saran yang bagus mengenai tim atau perhubungan tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar tentang semua perkongsian yang siap. Akui saja.

Tips prediksi 7: Kalian juga bukan seharusnya menenung setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Engkau 50-50. Lamun sudah demikian tahan ada, hindari mendesak diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut diterapkan dalam memproduksi sebuah dugaan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi ini. Sebuah prediksi yang berkualitas, baik benar maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!